Awas!, Modus Baru Penipuan Pembeli Online

Jual beli online memang memudahkan setiap orang untuk menemukan barang atau jasa secara muda, cepat khususnya lewat media website iklan baris seperti OLX, Kaskus, AM iklan, Jualo, Sosial Media,  Dll.

Semua platform iklan baris online yang model transaksi tidak menggunakan rekening bersama, bahkan COD tetap berpotensi ada modus penipuan baik dari pihak penjual atau pembeli.

Maka tetap waspada dan berhati2 jika menjual produk seperti: mobil bekas, motor bekas, atau produk lainya secara online di iklan baris pastikan waspada dan super hati2 terhdapat orang asing / baru dikenal.

 

Modus Penipuan Pembeli Online

Dahulu banyak kasus penipuan dilakukan oleh penjual / pengiklan yang menipu calon pembeli dimana pembeli sudah transfer uang namun barang tidak dikirim / yang dikirim hanya kosong.

Tren modus penipuan bergati arah dimana si penipu berpura2 menjadi pembeli yang modus awal minat dengan produk yang di jual secara online, selanjutnya calon pembeli (penipu) menghubungi / telpon / WA penjual dan setuju membeli + pembayaran dilakukan via transfer bank.

 

Kronologi penipuan via Transfer Bank

Modus penipuan ini mulai tren di tahun 2014, 2015, 2018, 2020 bahkan sampai hari ini masih tetap berlangsung…. Waktu yang dipakai oleh penipu biasanya akan mulai transaksi di hari libur bank : sabtu dan minggu.

Barang yang dijual: Mobil bekas

Model pembayaran: transfer via bank DP 50%

  • P: Penipu
  • S: Saya / Penjual

 

Percakapan Penjual Vs Penipu (calon pembeli)

Semua percakapan lewat telepon langsung:

  • P: pak uang sudah saya transfer ya sejumlah 25 juta, silahkan dicek …
  • S : Maaf pak, uangnya belum masuk pak. Apakah bapak sudah transfer ke no.rek yang benar ?
  • P : (Nada panik) lho pak saya sudah transfer lho pak. Uang di rekening saya sudah berkurang saldonya. Coba Bapak cek lagi.
  • S : (Saya cek lagi di myBCA) pak belum masuk pak. bener deh.
  • P : Pak jangan main-2 lho pak, uang 25 juta bukan uang yang sedikit lho pak, Ok begini saja bagaimana kalo kita lakukan pengecekan dengan pihak bank, Coba bapak ke ATM terdekat sekarang !
  • S : Kenapa ya sampai bisa ngak masuk ya pak. Saya juga bingung. Baik, Saya akan berangkat sekarang ke ATM pak.
  • S : (sampai di ATM) pak sudah saya cek ternyata memang belum masuk pak.
  • P : Begini saja pak, saya coba hubungi bantuan halo BCA nanti bapak coba bicara langsung dengan CS ya.
  • S : (karena saya ngak enak) ya sudah deh pak silakan nanti akan saya jelaskan.
Terdengar nada halo BCA yang masuk ke answering machine BCA. “Tekan 1 untuk bahasa Indonesia, tekan 2 …..” trus terdengar nada pencet telpon. Trus tidak lama kemudian muncul suara petugas BCA.
Saya mendengarkan suara petugas BCA yang seakan-akan sedang berbicara langsung melalui telpon,
“Halo BCA, ada dapat kami bantu ” ? Suara khas CS Bank sangat Khas sehingga tidak memberikan kecurigaan sama sekali, luar biasa !!!
  • P : Selamat malam pak ada yang dapat saya bantu ?
  • S : Iya, saya mau mengecek transaksi, belum masuk ke rekening saya.
  • P : Baik pak, boleh bapak sebutkan nomor rekening bapak serta cabang kota mana?
  • S : Iya no rek saya 34342xxxxx, cabang : kota…………..
  • P : Baik pak, kami akan melakukan pengecekan, mohon tunggu sebentar
  • S : Baik pak.
  • P : Hallo pak, masih mendengar saya ? bapak sekarang coba cek di rekening bapak. berapa saldo bapak sekarang ? apakah sudah masuk saldonya ?
  • S : Belum pak.
  • P : di sistem kami sudah terlihat bahwa terdapat transaksi yang sedang terpending a/n …….. (nama penipu).
  • S : Trus bagaimana pak ?
  • P : Karena hari ini hari libur, biasanya memang ada transaksi yang terpending pak. Akan tetapi ada cara untuk melakukan klarifikasi secara manual untuk memastikan dana tersebut bisa masuk ke tempat bapak. Boleh bapak sebutkan nominal jumlah saldo di rekening bapak sekarang ini.
  • S : Baik, nominal saldo saya ada Rp 25 Juta
  • P : Baik pak, kami akan memandu bapak untuk melakukan beberapa langkah berikut ini agar dana yang bapak inginkan dapat segera masuk ke rekening bapak.
  • S : Baik pak
  • P : Sekarang bapak masuk ke Menu “transaksi lainnya”, setelah itu pilih transfer ke rekening BCA
  • S : Baik pak, setelah itu ?
  • P : Baik sekarang bapak coba tolong masukkan kode berikut “0024999875xxx, ini di menu masukkan nominal yang mau transfer) = 25 jt , setelah itu bapak tekan “benar”.
  • P: Setelah ini bapak masukkan angka “8720115108xxx” dan langsung dengan cepat bapak tekan “benar” 3x berturut-turut ya pak.
  • S : (Saya jalankan persis dengan apa yang diminta, yang bikin saya kaget waktu saya masukkan “kode ditas” diatas tiba-tiba muncul perintah transfer ke sebuah rekening).
  • S: Lho mas ini kok muncul perintah transfer ?
  • P : memang seperti itu pak prosedurnya. Bapak langsung pencet 3x tombol benar pak.
  • S : Baik pak sudah.
  • P : baik, pak kami akan cek terlebih dahulu,,, >> Proses selesai dan berhasil Pak.

Akhir cerita:

Sampai disini si penipu tertawa dengan keras,,, sambil ngomong terimaksih ya uang nya…. Saya baru sadar kalau kena TIPU Rp 25 juta RaiB dalam hitungan menit… dengan mentranfer uang ke orang.

 

Kesimpulan

Modus penipuan jual beli online ini menggunakan metode apik dimana ada 2 orang penipu yang bekerjasama 1 berperan sebagai pembeli dan 1 yang memiliki suara khas CS Bank, sungguh persengkongkolan yang sempurna.

Kisah diatas adalah fakta, OK, Pelajaran yang diambil harus waspada jika anda mengalami hal Seperti kasus diatas, sehingga tidak ada lagi korban2 berikutnya…

 

Disclaimer

Isi konten ini tidak menyudutkan pihak Bank BCA, karena ini bisa terjadi pada bank apa saja, Mandiri, BNI, BRI, Kerugian atas penipuan diatas murni kelalaian dan ketidak waspadaan secara personal.

__Ok, semoga informasi ini bisa menjadi jendala wawasan atas kejahatan online // penipuan yang sempurna, sehingga kita semua bisa lebih aman dan terhindar atau tidak menjadi korban.

Editor: | Update: Januari 25, 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *